Istilah pembangunan ekonomi mulai menjadi fokus perhatian dan perdebatan para ekonom dan pemerhati perekonomian sejak jaman Merkantilis, termasuk Adam Smith yang juga menyinggung mengenai pembangunan ekonomi dalam bukunya yang menjadi tonggak pemikiran para ekonom klasik yaitu The Wealth of Nations (1776).
Pembangunan ekonomi adalah suatu proses yang ditandai dengan meningkatnya pendapatan rill setiap penduduk dalam jangka panjang yang dibarengi dengan perbaikan system kelembagaan (institusi dan regulasi). Dan inti permasalah dari topik tentang pembangunan ekonomi yang penting untuk dianalisi adalah seputar masalah kemiskinan, ketidakmerataan, pertumbuhan ekonomi, distribusi pendapatan, pembentukan modal, tabungan, dan bantuan luar negeri.
Pengertian tentang pembangunan ekonomi berbeda dengan pertumbuhan ekonomi, walaupun ada beberapa orang yang mengganggap kedua hal tersebut sama. Yang membedakan ialah pertumbuhan ekonomi diartikan sebagai kenaikkan pendapatan domestik atau nasional bruto terlepas apakah perubahan struktur ekonomi tersebut terjadi atau tidak.
Sehingga bisa dikatakan bahwa pembangunan ekonomi pasti disertai dengan pertumbuhan ekonomi dan tidak sebaliknya. Dan suatu perekonomian dalam keadaan berkembang ketika pendapatan per orang cenderung meningkat dalam jangka panjang walaupun terdapat gejolak perekonomian yang mencoba menahannya.
Teori klasik yang dipelopori oleh Adam Smith mengungkapkan bahwa tersedianya sumber daya alam, penduduk, dan barang modal merupakan generator utama. Namun dari ketiga generator pembangunan ekonomi tersebut yang paling penting ialah tersedianya sumber daya alam sedangkan sumber daya manusia atau penduduk mempunyai peranan yang pasif. Adam Smith menjelaskan bahwa ketersediaan sumber daya alam sebagai batas maksimum suatu negara untuk memacu pembangunan ekonominya sedangkan faktor perkembangan teknologi diabaikan, padahal perkembangan teknologi sangat pesat sekali hingga menghasilkan tingkat produksi yang efesien dan inilah yang menjadi kelemahan dari pemikiran kaum klasik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar