Kamis, 20 November 2008

Sejarah Pemikiran Ekonomi

Sejarah pemikiran ekonomi tergantung pada siapa pemikirnya dan teori yang mendasari dalam bidang ekonomi politik dan ekonomi dari masa lalu hingga saat ini, mulai dari pemikiran Aristoteles (politik dan etnis), lalu ada Thomas Aquinas (moral). Pemikiran ekonomi berevolusi dari feodalisme (abad pertengahan) menjadi teori merkantilisme pada masa renaissance (berorientasi pada kebijakan perdagangan). Dan filusuf Inggris, Adam Smith sebagai bapak ekonomi dunia, dengan ide-idenya pada abad ke-18.

Ilmu Ekonomi Klasik

Ilmu Ekonomi Klasik merupakan sekolah ekonomi modern pertama dalam pemikiran ekonomi. Ekonom yang terlibat dalam pengembangan ilmu ekonomi Klasik ini adalah Adam Smith, David Ricardo, Thomas Malthus, dan John Stuart Mills. Namun pengembangan ilmu ekonomi Klasik ini juga dapat mencakup pemikiran dari William Patty, Johann Heinrich von Thunen, and Karl Marx.

Aliran Klasik ini dimulai ketika Adam Smith menerbitkan  hasil pemikirannya dalam buku yang berjudul The Wealth of Nations pada tahun 1776. Sekolah ekonomi Klasik sendiri baru dimulai pada pertengahan abad ke-19 yang didahului oleh ilmu ekonomi Neo-Klasik di Inggris sekitar tahun 1870.

Ekonom Klasik berhasil dalam menjelaskan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan (kaptalism merubah masyarakat feudal, dimana revolusi industri turut merubah juga). Tentunya keberhasilan ini ditandai dengan tersedianya sumber daya manusia, tanah, dan modal yang cukup, dan itu semua merupakan production possibility frontier (PPF).

Ilmu Ekonomi Marxian

Penganut aliran ilmu ekonomi ini umumnya ada dalam kampus, perbedaaan aliran ini dengan marxisme (ideology politik) bahwa pendekatan ilmu ekonomi ini pada revolusi social (revolusi kaum proletar). Dan pendekatan ilmu ekonomi ini terlihat sebagai suatu alernatif yang lebih konvensional dari ilmu ekonomi Neo-Klasik.

Ilmu Ekonomi Neo-Klasik

Aliran ilmu ekonomi ini mengunakan pendekatan yang lebih umum atau luas, dimana ilmu ekonomi ini focus pada determinan dalam harga, output, dan pendapatan dalam pasar melalui mekanisme pasar (permintaan dan penawaran). Inilah yang memediasi terjadinya hipotesis maksimisasi pendapatan dengan kendala utility individu, begitu pula pada biaya yang menjadi kendala laba yang mencakup informasi dan factor produksi.

Asumsi yang sering digunakan dalam aliran ilmu ekonomi ini adalah pada level mikro ekonomi. Teori Neo-Klasik ini dapat dikatakan sebagai versi baru dari ilmu ekonomi yang memasukkan unsur sosial. Ilmu ini sering juga disebut sebagai sekolah marjinal.

Ilmu Ekonomi Keynesian

Teori Keynesian adalah suatu teori ilmu ekonomi yang berbasis pada ide dari John Maynard Keynes. Aliran ini mempromosikan ekonomi bauran dimana sektor swasta dan pemerintah memainkan peranan yang penting dalam perekonomian. Aliran ini juga mencoba untuk mencari solusi atas kegagalan dari ekonomi liberal yang mengusung asas laissez-faire, dimana pasar dan sektor swasta akan mencapai optimal tanpa campur tangan pemerintah.

Post-War Keynesianism

Setelah Keynes, analisis Keynesian adalah kombinasi dengan ilmu ekonomi Neo-Klasik untuk menghasilkan sintesis Neo-Klasik yang mendominasi pemikiran ekonomi makro. Pemikiran aliran ini menjelaskan bahwa tidak ada kecenderungan kuat terjadi kondisi full employment. Semua percaya bahwa ketika kebijakan pemerintah digunakan untuk mencapai kondisi tersebut, perekonomian berprilaku seperti prediksi teori Klasik atau Neo-Klasik.

Ilmu Ekonomi Post-Keynesian

Aliran ini berakar pada ide J. M. Keynes, namun aliran ini berbeda mengenai interpretasi ide Keynes yang ditawarkan oleh aliran Keynesian seperti Keynesian baru. Aliran Post-Keynesian ini berargumen bahwa ekonomi kapitalis tidak akan secara otomatis mencapai kondisi full employment. Fixed investment merupakan unsure utama dalam permintaan agregat dalam perekonomian tertutup dan terbuka. Aliran Post-Keynesians ini menekankan perlunya kebijakan fikal pemerintah untuk mendukung pekerjaan dan pendapatan.

Ilmu Ekonomi Keynesian Baru

Aliran ini merupakan suatu sekolah ilmu makro ekonomi kontemporer yang berusaha keras untuk menyediakan landasan ilmu mikro ekonomi pada ilmu ekonomi Keynesian. Aliran ini berkembang respon dari aliran Klasik baru terhadap versi baru dari makro ekonomi Keynesian. Baik aliran Klasik baru dan Keynesian baru umumnya sama-sama mengasumsikan bahwa rumah tangga dan perusahaan memiliki ekspektasi rasional, dan perbedaan dari kedua aliran tersebut bahwa asumsi upah dan harga kaku (Keynesian baru) mengakibatkan kondisi full employment gagal.

Tidak ada komentar: